Bagaimana cara menyapih anak? Sudahkan bunda menyapih anak? Menyapih adalah sebagai tindakan tidak memberikan ASI dan secara bertahap menggantinya dengan makanan lain seperti makanan padat atau susu pengganti. Bagi sebagian ibu mungkin menyapih anak itu susah dan membuat repot, dikarenakan si anak yang masih suka rewel dan produksi Air Susu Ibu (ASI) yang masih banyak. Namun, itu jangan dibiarkan berlarut-larut ya bunda, karena semakin besar anak belum disapih itu semakin tidak bagus untuk perkembangannya. Untuk itu bunda harus tahu kapan waktu menyapih anak dan bagaimana cara menyapih.

Bagaimana Cara Menyapih Anak
Sumber : huffpost.com

Jika tahu caranya, mudah lho bunda. Menyapih tidak berarti melepaskan kedekatan emosional antara bunda dan anak, namun mendukung pertumbuhan pada anak selanjutnya. Pemberian ASI sangat dianjurkan pada bayi usia 0-6 bulan, yang dinamakan ASi ekslusif. Setelah itu bayi masih memerlukan ASI untuk tumbuh kembangnya, tapi tidak berarti ASI harus diberikan terus-menerus sampai anak tumbuh besar. Ada beberapa tahapan yang bisa membantu memudahkan bunda menyapih anak.

Cara Sederhana Menyapih Anak

Pertama, biarkan bayi menyusu secara penuh, kemudian tawarkan makanan pendamping ASI dengan porsi kecil, ini merupakan salah satu cara menyapih anak.

Kedua, setelah anak makan dengan baik, Anda bisa mencoba menyapihnya perlahan-lahan dengan mengurangi frekuensi pemberian ASI dari hari ke hari hingga akhirnya berhenti sama sekali. Awalnya hentikan pemberian ASI pada siang hari, karena pada pagi produksi ASi melimpah dan pada malam hari anak masih terbiasa menyusu sebelum tidur. Gantilah ASI yang dihentikan dengan susu dalam botol atau gelas, dalam hal ini pilihlah botol atau gelas bergambar yang menarik bagi anak-anak, sehingga memudahkan bunda dalam memberikan susu.

Ketiga, sibukkan anak bunda dengan berbagai permainan, jika capek bermain dia akan cepat tertidur. Tetapi disaat anak mau tidur, disaat itu pula puncak-puncaknya keinginanan mereka untuk menyusu. Nah, bunda bisa mengalihkan perhatiannya dengan mendongeng atau memperlihatkan gambar-gambar di buku cerita, pelan- pelan anak pun akan tertidur lelap tanpa semapt mengingat ASI.

Tahukah bunda, bahwa banyak-tidaknya ASI yang keluar tergantung pula dari rangsangan isapan yang didapat. Jadi jika proses menyapih ini dilakukan secara perlahan-lahan, ASI yang diproduksi juga akan menyesuaikan diri. Ingat ya bunda, dalam menyapih anak, bunda jangan lakukan secara mendadak tetapi dengan perlahan-lahan, dan secara bertahap. Mengoleskan getah brotowali yang sangat pahit pada puting bunda juga bukan cara yang efektif, malah hanya akan mengagetkan si anak dan membuat hatinya terluka. Bunda bisa mengganti kedekatan saat menyusui dengan memangku atau memeluk, sehingga anak tetap merasa dekat dengan bunda. Selamat mencoba dan semoga berhasil ya bunda !

Tulisan Bagaimana Cara Menyapih Anak diambil dari beberapa sumber, dan gambar diambil dari huffpost.com

https://i1.wp.com/istanabalita.com/wp-content/uploads/2013/10/Bagaimana-Cara-Menyapih-Anak-1.jpg?fit=750%2C420https://i0.wp.com/istanabalita.com/wp-content/uploads/2013/10/Bagaimana-Cara-Menyapih-Anak-1.jpg?resize=150%2C150adminMoms TipsBagaimana Menyapih Anak,Cara Menyapih Anak,Menyapih AnakBagaimana cara menyapih anak? Sudahkan bunda menyapih anak? Menyapih adalah sebagai tindakan tidak memberikan ASI dan secara bertahap menggantinya dengan makanan lain seperti makanan padat atau susu pengganti. Bagi sebagian ibu mungkin menyapih anak itu susah dan membuat repot, dikarenakan si anak yang masih suka rewel dan produksi Air...Info Kesehatan Bunda dan Balita